Penerapan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Negeri 104 Laba

PRAKTIK BAIK  DI SDN 104 LABA LUWU UTARA  
PROVINSI SULAWESI SELATAN

Suasana riang gembira peserta didik pada waktu kami memasuki gerbang SD Negeri 104 Laba Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan. Sekolah tersebut terletak di sebuah Desa Masamba yang berjarak sekitar 443 km dari ibu kota provinsi Sulawesi Selatan dan sekitar 3.5 km dari ibu kota kabupaten Luwu Utara. Kami disambut oleh peserta didik di pintu gerbang pada pukul 07.30 WITA. Peserta didik menyalami dengan santun. Guru-gurupun sama, menyambut hangat kedatangan kami pagi ini dengan penuh kekeluargaan.

Ketika memasuki wilayah SD Negeri 104 Laba, kami melihat tanaman begitu subur menghiasi seluruh halaman sekolah, begitu juga bunga-bunga nan indah dan segar bagi orang yang memandangnya. Lingkungan sekolah sangat rapih dan bersih tidak tampak ada sampah satupun di lingkungan sekolah. Pantas karena sekolah ini adalah sekolah sehat di lingkungan Dinas Pendidikan kabupaten Luwu Utara.


Setelah berbincang-bincang dengan warga sekolah, mengenai mengapa sekolah mereka selalu bersih, sehat dan rapi?  Ternyata, seluruh warga sekolah mulai dari kepala sekolah, guru, peserta didik dan  tenaga pendidik di sekolah tersebut sudah berkomitmen menjaga kebersihan. Hal tersebut yang dilakukan kepala sekolah dan warganya bahwa menjaga hidup sehat dan bersih jauh lebih baik dari pada menunggu datangnya penyakit. Terobosan pertama adalah menyadarkan semua warga sekolah bahwa kita harus selalu hidup sehat dan bersih. Dalam hal peningkatan sikap religius, seluruh peserta didik yang beragama Islam belajar Al-Quran bersama-sama, begitu juga dalam bidang keterampilan selalu menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang meningkatkan pengetahuan dan skill mereka sebagai bekal kelak di kemudian hari.

Pembiasaan tersebut terus dipupuk dan dilakukan sampai sekarang karena efek sikap tersebut melatih peserta didik untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, juga meningkatkan kedisiplinan, kemandirian, kebersamaan dan kegotongroyongan. Mereka terbiasa dengan kesederhanaan, kejujuran, keramahan  dan integritas diri.

Sekolah ini memiliki 6 rombel dengan jumlah murid 139 orang.  Semua kegiatan dibimbing oleh 9 orang tenaga pendidik dan kependidikan, terdiri dari 1 orang kepala sekolah, 6 guru kelas, 1 guru agama dan 1 orang guru olahraga.  Mereka hidup riang gembira, meski mereka hidup sederhana di tengah-tengah kemajuan jaman yang ada

Mereka bisa saling  menjaga dan saling mengeratkan persaudaraan. Mereka selalu bekerja sama menjaga sekolah agar tetap hijau, bersih dan sehat. Semoga akan lahir sekolah-sekolah sehat berikutnya!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PRAKTIK BAIK DI SD NEGERI 252 NIKKEL